Terima kasih karena telah menyajikan 'rumah'.
Tempat segala keluh luruh menjauh.
Karenamu, aku jadi peneduh.
Di bawah sayunya matamu.
Aku berlindung dari hal-hal gaduh.
Keteduhan di sorot matamu,
membuar semua onak di kepala bisu.
Gelombang gelisah melambat.
Ketenangan menguat.
Tuan, pemilik sorot mata hangat.
Terima kasih untuk damai yang menguat.
:)
tjiyeeeeeeeeee
BalasHapus