Hai, selamat malam.
Kutulis ini kala sendu.
Entah kenapa, tapi tiba-tiba aku rindu teman-teman dan sahabat-sahabat.
Banyak yang sudah lama tidak bersua.
Kau tahu?
Kutulis ini dengan menahan kaca-kaca di mataku biar tak tumpah.
Ah aku terlampau sendu.
Aku hanya rindu berteriak antusias waktu bertemu teman dan sahabat.
Berlari riang mendekat lalu memeluk erat.
Ah itu menyenangkan sekali.
Lalu kita mulai menyanyakan kabar masing-masing.
Tersenyum, tertawa, terbahak.
Bicara tentang banyak hal.
Ngalor-ngidul.
Hingga lupa waktu.
Lalu muncul lambaian tangan, tanda jarak harus timbul.
Lalu aku rindu lagi.
Senin, 30 Desember 2013
Sabtu, 14 Desember 2013
Deretan Tulisan yang Bicara Banyak Hal: Empat belas Desember (titik)
Deretan Tulisan yang Bicara Banyak Hal: Empat belas Desember (titik): Hai, selamat tanggal empatbelas desember. Tanggal yang pernah jadi tanggal yang menakjubkan buatku. Tanggal di mana aku mengenal kamu...
Empat belas Desember (titik)
Hai, selamat tanggal empatbelas
desember.
Tanggal yang pernah jadi tanggal
yang menakjubkan buatku.
Tanggal di mana aku mengenal kamu,
tepat empat tahun lalu.
Dimulai pada saat itu hari-hariku
jadi warna-warni.
Dimulai pada waktu itu aku mengenal
apa yang orang-orang sering bilang; cinta pertama.
Hey, hari itu sudah lama tertinggal
di belakang.
Aku tidak lupa, bahkan hari itu
sudah empat tahun berlalu.
Maafkan aku yang tidak sepenuhnya
menunggumu, sebelum empatbelas desember ini aku berubah arah.
Tak lagi menuju ke padamu.
Tidak lagi menunggumu.
Hai, boleh kusebut kamu sayang
untuk kali ini saja? Hanya dalam entri blog ini.
Baiklah, kuanggap kamu setuju.
Sayang, terima kasih karena
mengantarku mengenal rasa yang mengagumkan itu.
Maafkan aku yang lancang.
Maafkan aku yang tidak mampu
menghentikannya sedari awal.
Maafkan aku yang rewel mengganggumu
mungkin hingga akhir-akhir ini.
Tapi tenanglah, maaf, kamu sudah
tergantikan.
Dan yang perlu semua orang tahu,
aku jauh lebih tenang daripada kamu.
Kelegaan karena telah melepasmu
tidak bisa kujabarkan sayang.
Hari ini, izinkan aku menuliskan
ini.
Menuliskan hal yang bahkan tidak
akan kamu baca.
Tapi aku senang melakukannya, jadi
selalu kuulangi.
Kamu bisa lihat sayang, entri blogku
akhir-akhir ini bukan tentangmu lagi.
Kamu sekarang bisa bernapas lega,
aku yang mengganggumu tidak akan mengganggumu lagi.
Jadi jangan rindu sayang :’’
Kamu sepantasnya memberiku selamat
karena di empatbelas desember ini aku mampu lepas dari yang orang tua selalu
bilang; cinta monyet :’’
Selamat melanjutkan hidup, semoga
kita menemukan bahagia kita masing-masing.
Dengan cara dan jalan yang mungkin
berbeda.
Bagaimanapun, aku pernah sangat
menyukaimu, bahkan ketika kamu sedang sangat menyebalkan.
Bagaimanapun, kamu pernah ada pada
saat aku sedang jatuh-jatuhnya.
Terima kasih untuk hal-hal indah
yang pernah ada.
Segala kesedihan tentangmu akan
kulupakan.
Jumat, 06 Desember 2013
Keep Calm and Get Your Birthday On!
Selamat berkurang jatah umur kamu yg ndak bisa saya sebut namanya.
Semoga diberi berkah sehat sama ALLAH.
Kuliah lancar, dan semoga tambah dewasa.
Saya ndak bisa kasih apa-apa, selain entri baru di blog.
Juga hanya bisa meng-aamiin-kan seluruh doa baik bagimu.
Tenang, kamu sudah tergantikan :)
Langganan:
Postingan (Atom)
