Minggu, 21 Desember 2014

Tentang Sepasang Mata

"Alis matamu; sepasang sayap malaikat nan murung, di bawahnya aku beteduh, menepi dari kefanaan dunia yang gaduh." - @melepaskan -

"Di matanya, aku melihat serbuk-serbuk puisi, seperti taburan kopi, yang diseduh setiap pagi." - @azmo__ -

"Matamu satu-satunya ufuk yang kukenal. Di sana, Tuan, berulang kali surya purnama terbit dan tenggelam." - @aqmarinnaa -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar