Aku seutuhnya kehilangan seseorang yang mengingatkanku tentang jalan pulang pada Tuhan.
Seseorang yang pernah terang-terangan bilang; hidupmu kurang syukur, hidup ga melulu tentang dunia kan?
Lalu dengan segenap ikhlas aku mengiyakan.
Seseorang yang tak punya mimpi muluk memang, ia tak mengejar banyak hal. Asal selalu dekat Allah, baginya cukup. Sesuatu yang masih belum bisa kuterima di usiaku genap kepala dua.
Seseorang yang tak pernah lelah mengingatkan satu hal; salat.
Seseorang yang paling benci kalau berkendaraku ngebut.
Seseorang yang khawatir ketika jam pulang kerjaku turun hujan.
Aku sudah kehilangan kamu, karena ulahku.