Ada beban yang kamu simpan.
Yang coba kamu topang sendirian.
Yang mati-matian kamu sembunyikan.
Sayangnya aku menemukannya, Sayang.
Pada sendunya matamu.
Pada redupnya semangatmu.
Sini, mendekatlah.
Bersandarlah.
Aku akan mendengarkanmu.
Coba, bagikan ceritamu.
Biar bias sesakmu.
Atau jika kamu tak mau.
Kamu hanya cukup tahu.
Bahwa kamu tidak sendirian.
Kali ini, akan kujabarkan.
Ada doa yang kupanjatkan diam-diam.
Untukmu.
Demi ketabahanmu.
Supaya ditambahkan kekuatanmu.
Agar dilapangkan sabarmu.
Sabar Sayang, sabar.
duapuluhdua februari duaribuempatbelas~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar