Sabtu, 14 Desember 2013

Empat belas Desember (titik)




Hai, selamat tanggal empatbelas desember.
Tanggal yang pernah jadi tanggal yang menakjubkan buatku.
Tanggal di mana aku mengenal kamu, tepat empat tahun lalu.
Dimulai pada saat itu hari-hariku jadi warna-warni.
Dimulai pada waktu itu aku mengenal apa yang orang-orang sering bilang; cinta pertama.
Hey, hari itu sudah lama tertinggal di belakang.
Aku tidak lupa, bahkan hari itu sudah empat tahun berlalu.
Maafkan aku yang tidak sepenuhnya menunggumu, sebelum empatbelas desember ini aku berubah arah.
Tak lagi menuju ke padamu.
Tidak lagi menunggumu.
Hai, boleh kusebut kamu sayang untuk kali ini saja? Hanya dalam entri blog ini.
Baiklah, kuanggap kamu setuju.
Sayang, terima kasih karena mengantarku mengenal rasa yang mengagumkan itu.
Maafkan aku yang lancang.
Maafkan aku yang tidak mampu menghentikannya sedari awal.
Maafkan aku yang rewel mengganggumu mungkin hingga akhir-akhir ini.
Tapi tenanglah, maaf, kamu sudah tergantikan.
Dan yang perlu semua orang tahu, aku jauh lebih tenang daripada kamu.
Kelegaan karena telah melepasmu tidak bisa kujabarkan sayang.
Hari ini, izinkan aku menuliskan ini.
Menuliskan hal yang bahkan tidak akan kamu baca.
Tapi aku senang melakukannya, jadi selalu kuulangi.
Kamu bisa lihat sayang, entri blogku akhir-akhir ini bukan tentangmu lagi.
Kamu sekarang bisa bernapas lega, aku yang mengganggumu tidak akan mengganggumu lagi.
Jadi jangan rindu sayang :’’
Kamu sepantasnya memberiku selamat karena di empatbelas desember ini aku mampu lepas dari yang orang tua selalu bilang; cinta monyet :’’
Selamat melanjutkan hidup, semoga kita menemukan bahagia kita masing-masing.
Dengan cara dan jalan yang mungkin berbeda.
Bagaimanapun, aku pernah sangat menyukaimu, bahkan ketika kamu sedang sangat menyebalkan.
Bagaimanapun, kamu pernah ada pada saat aku sedang jatuh-jatuhnya.
Terima kasih untuk hal-hal indah yang pernah ada.
Segala kesedihan tentangmu akan kulupakan.


1 komentar: