Hai, selamat malam.
Kutulis ini kala sendu.
Entah kenapa, tapi tiba-tiba aku rindu teman-teman dan sahabat-sahabat.
Banyak yang sudah lama tidak bersua.
Kau tahu?
Kutulis ini dengan menahan kaca-kaca di mataku biar tak tumpah.
Ah aku terlampau sendu.
Aku hanya rindu berteriak antusias waktu bertemu teman dan sahabat.
Berlari riang mendekat lalu memeluk erat.
Ah itu menyenangkan sekali.
Lalu kita mulai menyanyakan kabar masing-masing.
Tersenyum, tertawa, terbahak.
Bicara tentang banyak hal.
Ngalor-ngidul.
Hingga lupa waktu.
Lalu muncul lambaian tangan, tanda jarak harus timbul.
Lalu aku rindu lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar