Aku berada di tempat yang aku tahu sering kau kunjungi.
Mataku menyisir ke tiap sudut tempat ini.
Berharap menemukan tubuhmu.
Kau tak ada.
Sekali lagi biar kuulangi, kau tidak datang.
Bukankah kau sedang berkunjung.
Tidakkah kau rindu ke mari?
Ahh, ya, aku yang bodoh.
Mana mungkin kau merindu?
Bahkan bisa saja kau lupa akan tempat ini.
Tidak, tidak denganku.
Aku akan selalu ingat bahwa kau sering ke tmpat ini.
Ke marilah, izinkan aku menatap mata itu.
Biar luruh semua laraku.
Biar, biarkan aku merekam lekuk-lekuk wajahmu.
Untuk kusimpan di sini.
Di tempat yang kau mungkin tak pernah tahu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar