Hujan, aku rindu kemarau.
Hujan, aku rindu kemarau.
Tidakkh kamu lelah menyapa tanah, paving, juga aspal?
Belum ada niatkah untuk istirahat sejenak?
Hujan, aku rindu kemarau.
Saat di mana dinginnya pagi tidak pernah sopan mengusik.
Saat di mana matahari dengan gagah menunjukkan dirinya.
Menebar pesona hangat kala pagi.
Dan siap memamerkan panasnya kala siang.
Hujan, aku rindu kemarau.
Ketika tiba 'sore-yang-memesona' itu.
Aku bisa meniakmati teduhnya angin yang menerpa.
Hujan, aku rindu kemarau.
Waktu aku bisa melihat langit yang luar biasa dengan taburan bintang.
Malam yang mengagumkan.
Hujan, aku rindu kemarau.
Hujan, aku rindu kemarau.
Ada kenangan yang harus kugali, biar tak hilang terguyur dirimu.
Ada kenangan yang ingin kurengkuh, biar tak lenyap tersiam dirimu.
Hujan, aku rindu kemarau.
Aku rindu kemarau.
Hujan.... kumohon....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar